Serangan Teroris di Manchester Bikin Final Liga Europa Tak Bercahaya

Serangan Teroris di Manchester Bikin Final Liga Europa Tak Bercahaya

Posted on

Serangan Teroris di Manchester Bikin Final Liga Europa Tak Bercahaya – Hanya dua hari sebelum final Liga Europa digelar, Kota Manchester diguncang serangan teroris. Serangan tersebut dianggap membuat atmosfer final Liga Europa tak lagi sama. Manchester United dan Ajax Amsterdam akan beradu kekuatan di Friends Arena, Stockholm, Swedia, pada laga Final Liga Europa, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB. Sebelum kick-off, akan ada prosesi mengheningkan cipta.
Serangan Teroris di Manchester Bikin Final Liga Europa Tak Bercahaya
Prosesi mengheningkan cipta itu ialah bentuk simpati atas jatuhnya 22 korban tewas dan 59 korban luka akibat serangan teroris dalam konser Ariana Grande di Manchester Arena, Senin (22/5/2017). Ajax ikut berduka atas terjadinya serangan tersebut. Apalagi, calon lawan mereka berasal dari Manchester.

“Apa yang terjadi di Manchester ialah sesuatu yang dirasakan oleh kami semua di Ajax dan mewakili semua pemain saya mengungkapkan simpati kepada semua orang yang jadi korban kemarin,” ujar pelatih Ajax, Peter Bosz, seperti dikutip Soccerway.

“Perasaan saya mengatakan bahwa Final Liga Europa tak memiliki cahaya yang seharusnya dimiliki. Besok malam seharusnya menjadi sebuah pesta sepakbola, tapi kejadian itu sudah memengaruhinya, terutama sebab kami akan melawan Manchester United. Dengan sepenuh hati, saya bersimpati,” tutur Bosz.

Bosz menambahkan, para pemainnya banyak membicarakan serangan teroris dalam konser Ariana Grande di Manchester. Pasalnya, Grande belum lama ini juga menggelar konser di Amsterdam.

“Tentu saja kami membicarakan ini. Namanya ialah Ariana Grande, saya pikir sekitar 10 hari lalu dia berada di Amsterdam dan istri-istri pemain menonton bersama anak-anak, jadi ini ialah sesuatu yang benar-benar menyentuh kami,” ucapnya.

“Jika ini dapat terjadi di Manchester, ini dapat terjadi di mana saja,” kata Bosz.