Kiper Lazio Gagalkan Penalti Paulo Dybala Berkat Saran Ayahnya
Kiper Lazio Gagalkan Penalti Paulo Dybala Berkat Saran Ayahnya

Kiper Lazio Gagalkan Penalti Paulo Dybala Berkat Saran Ayahnya

Posted on

Kiper Lazio Gagalkan Penalti Paulo Dybala Berkat Saran Ayahnya – Lazio berhasil menjegal laju Juventus dengan menang 2-1 dalam lanjutan Serie A. Sang kiper, Thomnas Strakosha, telah mengantisipasi penalti Paulo Dybala.

Kiper Lazio Gagalkan Penalti Paulo Dybala Berkat Saran Ayahnya
Kiper Lazio Gagalkan Penalti Paulo Dybala Berkat Saran Ayahnya

Ciro Immobile membuat brace untuk Lazio di Allianz Stadium, Sabtu (14/10/2017). Dua gol, yang diceploskan pada babak kedua ke gawang Juventus, itu berhasil membalikkan kedudukan Lazio usai sempat tertinggal oleh gol Dauglas Costa di menit ke-23.

Sejatinya, Lazio sempat berada dalam keadaan mendesak saat Juventus mendapatkan kesempatan emas lewat hadiah penalti di injury time. Namun, kiper Lazio, Strakosha, mampu memprediksi penalti Paulo Dybala, yang bertugas sebagai eksekutornya.

SBCC

Strakosha menyatakan dia telah menghitung potensi penalti oleh Dybala. Makanya, dia pun berlatih khusus.

“aku cukup kecewa saat lawan mendapatkan penalti, karena penalti itu di menit ke-94 dan Juve tak pantas untuk bisa mengimbangi kami, “kata Strakosha seperti dikutip Football Italia.

“Bersama dengan staf pelatih, kami mempelajari penalti Paulo Dybala dan kami telah memprediksi dia akan mengarahkan bola ke sisi kanan. aku juga ngobrol dengan ayah aku (mantan kiper Timnas Albania). Akhirnya aku bisa menyelamatkan gawang aku,” dia mengucapkan.

“Pada momen itu, banyak hal yang berseliweran di dalam kepala, tapi Tuhan telah membantu aku untuk menyelamatkan gawang kami. Ini menjadi yang terbaik dalam lima kali penyelamatan yang pernah aku lakukan,” Strakosha menjelaskan.

Selain mengasah kemampuan bersama pelatih dan berkomunikasi dengan ayahnya, serta ketenangan dalam momen tersebut, Strakosha memiliki semangat lain dari rekan-rekan satu timnya. Dia sekaligus mengingatkan agar Lazio tak jemawa dengan raihan tiga poin itu.

“Tim telah berjuang cukup keras untuk mendapatkan kemenangan makanya aku merasa wajib menyelamatkan gawang kami. Sebab, akan menjadi peristiwa cukup memalukan kalau kami cuma mendapatkan satu poin,” ujar Strakosha.

“Kami harus tetap menjejak bumi dan memberi bukti pada tiap pertandingan. Sebab, cuma perlu satu laga buruk untuk mengubah semuanya,” dia menuturkan.