Daniel Levy Sebut Tottenham Hotspur Prioritaskan Pemain Akademi

Posted on

Daniel Levy Sebut Tottenham Hotspur Prioritaskan Pemain Akademi – Tottenham Hotspur belum juga mendatangkan pemain baru di bursa transfer musim panas ini. The Lilywhites memilih tuk berhati-hati dan berusaha memprioritaskan pemain-pemain dari akademi mereka.
Daniel Levy Sebut Tottenham Hotspur Prioritaskan Pemain Akademi
Aktivitas transfer yang telah dilakukan oleh Tottenham Hotspur justru berupa penjualan pemain. Mereka menperoleh 50 juta pound sterling dari hasil penjualan Kyle Walker ke Manchester City. Selain itu, mereka juga menjual Federico Fazio ke AS Roma dan Clinton N’Jie ke Marseille.

Sementara dalam hal mendatangkan pemain baru, Tottenham Hotspur masih pasif. Mereka tetap adem ayem saat klub-klub rival berlomba-lomba menggelontorkan banyak uang tuk belanja pemain. Chairman Spurs, Daniel Levy, membela kebijakan transfer klubnya. Menurut Levy, klubnya nggak berada dalam situasi terdesak tuk membeli pemain.

SBCC

Daniel Levy juga gembira sebab Mauricio Pochettino bukan tipikal manajer yang boros di bursa transfer dan lebih menyukai pemain-pemain binaan sendiri. Selain itu, dia membantah anggapan Spurs berhemat sebab tengah membangun stadion baru.

“Terlepas dari proyek stadion, posisi kami hari ini pada transfer ialah kami memiliki seorang pelatih yang sangat yakin kepada akademi,” ujar Daniel Levy yang dikutip Sky Sports.

“Kecuali kami bisa menemukan seorang pemain yang akan membuat perbedaan, dia lebih memilih memberi kesempatan kepada salah satu pemain akademi kami. Jadi, itu nggak ada kaitannya dengan membiayai stadion.

“Pada saat yang bersamaan, akademi penting sebab kami bisa menghasilkan pemain-pemain kami sendiri. Kami nggak harus menghabiskan 20 juta, 30 juta, 40 juta tuk seorang pemain, dan tentu saja pemain-pemain binaan sendiri memiliki keterikatan dengan klub, sesuatu yang nggak dimiliki oleh seorang pemain yang kami beli.

“Itulah yang ingin dilihat oleh fans. Mereka menginginkan gairah itu. Itulah yang Anda peroleh dengan seorang pemain binaan sendiri dan itulah kenapa orang-orang mencintai Harry Kane dan bernyanyi bahwa dia ialah salah satu dari kami sendiri.

“Tentu saja saat Anda membangun stadion sebesar ini dalam konteks di Inggris, semuanya harus dibiayai sendiri. nggak ada bantuan apapun dari negara.

“Itu ialah sebuah tantangan dan kami harus menemukan keseimbangan yang pas, tapi saat ini hal itu nggak memengaruhi kami dalam aktivitas transfer sebab kami belum sampai ke posisi di mana kami telah menemukan seorang pemain yang ingin kami beli tapi nggak mampu kami beli,” kata Daniel Levy.